Rabu, 07 Oktober 2015

Daftar Nama Ojek Online Lengkap

Daftar Nama Ojek Online Lengkap - Jasa layanan transportasi ojek yang berbasis aplikasi online sudah semakin marak di kota-kota besar seperti Jakarta. Dahulu citra tukang ojek terkesan kurang baik di mata masyarakat, Akan tetapi sekarang ini menjadi semakin lebih baik dengan menambahkan fasilitas-fasilitas baru seperti seragam untuk para tukang ojek, pengadaan layanan pick up, dan juga fasilitas mobile aplikasi sehingga pelanggan dapat memesan layanan melalui telepon genggam. Sebut saja Go-Jek, Grabbike, BluJek, Get Jek, Ojek Syar'i, Limobike dll. Konsumen ojek online rata-rata adalah orang kantoran, kelas menengah atas yang tentunya memiliki sikap kritis yang tinggi. namun ada juga orang kelas menengah bawah yang memakai jasa ini. Untuk itu semua perusahaan transportasi layanan ojek online berlomba lomba memberikan fasilitas terbaik untuk para pelanggan. Walaupun banyak beberapa masyarakat menolak dengan adanya ojek berbasis online ini, seperti ojek pangkalan menolak adanya ojek online dan pemprov kota solo yang menolak adanya ojek online karena akan merusak metode transportasi yang sudah ada. Kejarlah peluang usaha lewat ojek online. Bahkan Polisi pun tidak bisa menindak " ojek online " karena termasuk trasnportasi yang belum legal., namun karena punya banyak Manfaat Sosial akhirnya ojek online masih tetap di izinkan oleh dishub dan kemkominfo. Bukan hanya mengandalkan teknologi aplikasi online, Tetapi ojek modern ini ada yang menggunakan Argo meter seperti Taxi. Gojek Grabbike dilarang masuk Kalau di daerah anda dilarang menggunakan Gojek atau Grabbike. Tenang masih banyak alternatifnya kok. Kalau para ojek pangkalan tau semua nama nama ojek online, ngga kebayang seberapa panjang teks banner yang akan di buat. ^_^ Ada Puluhan Penyedia Ojek Online. silahkan pilih untuk daftar ojek online. Berikut ini daftar lengkap nama-nama ojek online: 1. Go-Jek 2. Grab bike 3. Blu Jek 4. Get Jek 5. Ojek Syar'i 6. Taxi Bike 7. O'Jack Taxi Motor (Khas Jogja) 8. Jeger Taksi (Ojek Argo) 9. Mas ojek 10. Ojek Aja 11. City Jex 12. Taxi Jek 13. Ojek Panggilan Express (OPEX) 14. Ojeku 15. Antar.id 16. PROJEG (Ojek Argo) 17. TransJek 18. reSmile Taksi Motor 19. Bangjek 20. Pro Jack 21. Get a Jek Bandung 22. Wheel Line 23. Topjek 24. Argo Taxi Motor 25. Ojek 86 Taxi Motor 26. Taxi Motor Jogja 27. Limo bike 28. Mr Jek 29. Love Jek (Ojek Untuk Para Jomblo)*

Rossi Pembalap Yang Tidak Berani Ambil Resiko

images-72.jpg

Rossi Pembalap Yang Tidak Berani Ambil Resiko

Graziano Rossi selalu mengingatkan agar tidak banyak mengambil resiko Mungkin sedikit aneh kalau mendengar klaim Valentino Rossi pembalap yang tidak berani ambil resiko. Pasalnya, saat race Rossi selalu memanfaatkan peluang sekecil mungkin meskipun itu berbahaya. Tapi, pernyataan tersebut keluar langsung dari mulut The Doctor. Menurutnya, dia adalah pembalap yang paling jarang mengambil resiko besar.

"Saya banyak belajar dari kesalahan yang dilakukan ayah saya Graziano Rossi. Dulu dia seorang pembalap yang terlalu berani mengambil resiko. Dia mendapatkan beberapa cedera serius selama karir balapnya. Bahkan, dia harus berhenti dari balap motor karena cedera yang diderita. Makanya, saya berusaha tidak mengambil banyak resiko untuk mengurangi potensi kecelakaan," kata Rossi.

Benar juga kalau Rossi pembalap yang tidak berani ambil resiko. Rossi termasuk pembalap yang jarang mengalami cedera serius. Sebab, dia bisa mempertimbangkan dengan matang apa yang dilakukannya. Bahkan, meskipun sering terjatuh saat menggunakan Ducati, Rossi bisa baik-baik saja. Pengalaman yang membawa Rossi bisa mencapai titik ini.

Graziano sang ayah juga sependapat kalau Rossi pembalap yang tidak berani ambil resiko. Dia selalu memperingatkan anaknya untuk balap dengan hati-hati. Membalap dengan teknik halus untuk mengurangi kemungkinan terjadinya insiden. Maklum, sang ayah tidak ingin apa yang dirasakannya dulu ikut menimpa anaknya.

Menariknya lagi, meski sempat membuat kontak fisik dengan pembalap lain saat race, Rossi jarang terkena sangsi. Seperti saat menabrak Sete Gibernau di tikungan terakhir Jerez tahun 2005. Manuver Rossi dianggap legal dan tidak membahayak! Ini menjadi bukti kalau Rossi sebenarnya tidak pernah mengambil resiko besar. (www.motorplus-online.com)

Marc Marquez Kurangi Beban Fitnes Sebelum Balap MotoGP Motegi Jepang

Marc Marquez Kurangi Beban Fitnes Sebelum Balap MotoGP Motegi Jepang

Strategi sebelum menjaga kondisi fisik sebelum balapan MotoGP Motegi Jepang (11/10), dilakukan Marc Marquez. Marc Marquez kurangi beban fitnes sebelum balap MotoGP Motegi Jepang. Marc Marquez kurangi beban fitnes sebelum balap MotoGP Motegi Jepang sesuai dengan kondisinya yang masih dibalut cedera patah di bagian tangan kiri.

“Iya, tidak sampai 100%. Terutama di bagian tangan latihannya agak dikurangi,” beber Marc Marquez.

Marc Marquez kurangi beban fitnes sebelum balap MotoGP Motegi Jepang karena minggu lalu (30/9), rider Repsol Honda ini patah lima tulang metacarpal tangan kiri. Tulang metacarpal termasuk tulang halus yang jadi bagian penggerak lima jari tangan manusia.

“Karaktere Aragon smooth dengan pengereman. Kekuatannya di akselerasi. Saya harus main bagus di depan penonton Motegi karena tahun lalu aku balapan dengan mantap di Motegi,” tutup Marquez.

Marc Marquez kurangi beban fitnes sebelum balap MotoGP Motegi Jepang bisa bikin kemampuan lima jari tangannya fit 100%.

Selasa, 06 Oktober 2015

Cara Mengemudikan Mobil Matic

Lanjutan dari blionklip ini berisi cara mengemudikan mobil matic agar supaya jelas saya sebutkan “mudah” dan “aman” dalam context si pengemudi sudah punya SIM dan sudah punya pengalaman cukup. Ini karena masih banyak pengendara yang masih anti matic, apalagi karena banyak pengendara matic yang terjun bebas dari gedung-gedung parkir. Padahal kalau dilihat kondisi lalulintas sehari-hari di Surakarta atau dimana-mana, sewajarnya harus pakai matic aja supaya nggak capek… Mobil matic memang bisa berbahaya, kalau belum paham . Ya sebetulnya mau matic ato normal pun sama-sama ada bahayanya! Cuman karena matic mungkin sesuatu yang baru, jadi begitu kecelakaan pakai matic… pasti yang disalahkan maticnya duluan, ya kan? Anyway busway, pengenalan perangkat dulu. Pedal kaki di matic cuman 2, gas dan rem tok Persneling nggak ada 1, 2, 3, 4 dan seterusnya, adanya P untuk parking di posisi ini mobil tidak dapat di maju mundurkan. D untuk drive, N untuk normal dan R untuk reverse. Beberapa mobil matic punya D1, D2, maksudnya untuk melimitkan perpindahan gigi ketika menanjak. Pada Nissan Juke, si persneling tidak ada D1, D2 itu, adanya cuman “L”, fungsinya sama, digunakan saat tanjakan curam Lainnya bisa dibilang sama total dengan mobil manual, ok let’s drive. Step 1, mulai jalan Untuk memindahkan gigi, injak rem kaki dulu, tekan si tuas persneling. Baru pindahkan, misal start dari posisi P mau maju, injak rem, tekan tuas, turunkan persneling dari P ke D. Hati-hati: Setelah masuk ke “D” begitu rem dilepas mobil langsung jalan pelan, walau tanpa gas diinjak. So di mobil matic jangan langsung menginjak gas! Step 2, ketika jalan Feeling untuk matic jauh beda dengan mobil manual. Ketika menginjak pedal gas, akselerasi muncul belakangan, tapi … Hati-hati: Ketika pedal gas diangkat, mobil tetap melaju!!! Mobil matic akan tetap ada dorongan yang lumayan ketika gas diangkat. Siap-siap untuk menahan pedal rem. Step 3, ketika stop Kalau lampu merahnya pendek saja, gigi masih bisa di “D”, kaki kanan menginjak rem. Mobil tidak akan maju. Hati-hati: kalau tidak sengaja mengangkat kaki dari rem maka mobil akan maju. Kalau lampu merahnya panjang dan kita ingin mengistirahatkan kaki kanan, caranya sama, injak pedal rem, tekan persneling, pindahkan gigi dari “D” ke “N” disertai rem tangan. Terimakasih untuk comment pembaca, “P” hanya digunakan saat parkir saja. Tips Feeling ketika naik mobil matic beda, ngegas akan terasa ada sedikit delay, rem matic pun terasa jauh lebih pakem dari mobil normal. Injak sedikit maka mobil akan berhenti, hati-hati ngerem mendadak. Gunakan hanya satu kaki saja yaitu kanan untuk menginjak gas atau rem. Maksudnya supaya pedal rem dan gas jangan diinjak bersamaan. Ingat, mau gigi “D” untuk maju ataupun “R” untuk reverse, begitu kaki melepas pedal rem, mobil akan berjalan walau di bawah 10 kpj. Kesimpulan Apakah matic itu lebih berbahaya dari manual? Bisa jadi, karena faktor itu, di lepas rem langsung jalan dan juga gas sedikit langsung jalan lebih kebut. Kalau di transmisi manual paling-paling kalau salah kelepas kopling mesin mobil akan mati di tempat. Hampir sama dengan motor matic, karena lebih mudah jadi harus lebih hati-hati .

Senin, 05 Oktober 2015

Cara Mengatasi Rem Blong .

Solopos.com, SOLO – Salah satu penyebab kecelakaan mobil adalah rem yang tidak berfungsi alias blong. Jika kejadian itu menimpa Anda, hal pertama yang perlu dilakukan adalah jangan panik. Selanjutnya simak tips otomotif berikut ini. Banyak faktor yang menyebabkan rem blong, mulai dari piston rem aus, kampas rem habis, kualitas oli rem buruk, hingga selang rem bocor. Rem blong sebenarnya dapat diantisipasi jika pengemudi selalu memperhatikan mobilnya. Beberapa tanda rem berpotensi blong adalah tampak rembesan minyak di salah satu roda dan di pedal rem. Selain itu jika rem dalam kondisi normal, maka akan terasa keras saat diinjak. Akan tetapi jika pedal rem terasa empuk dan jeblos ke bawah saat diinjak, dapat dipastikan telah terjadi masalah pada sistem pengereman mobil. Sebaiknya segera bawa mobil Anda ke bengkel. Lantas bagaimana jika rem blong terjadi saat mobil sedang melaju di jalan raya? Dikutip Solopos dari laman Toyota-astra , Sabtu (3/10/2015), hal pertama yang perlu dilakukan adalah jangan panik. Selanjutnya lepaskan pedal gas dan injak pedal rem berkali-kali dengan cepat. Setelah kecepatan mobil sedikit berkurang, perlahan turunkan gigi persneling. Tidak masalah jika kemudian terdengar suara mesin mobil sedikit meraung. Hal itu menandakan pengereman memanfaatkan gigi mesin berhasil. Jika laju mobil mulai melambat, segera cari lokasi aman untuk menepi. Selanjutnya tarik rem tangan untuk menghentikan mobil dengan sempurna. Jika langkah tersebut tidak berhasil, masih ada satu langkah darurat, yakni dengan cara menabrakkan mobil ke benda mati.

Senin, 28 September 2015

Hasil Lomba Moto2 Aragon Spanyol

Hasil Lomba Moto2 Aragon Spanyol

Tito Rabat menggagalkan langkah Johan Zarco meraih gelar juara dunia Moto2 setelah Rabat keluar sebagai pemenang di hasil lomba Moto2 Aragon, Spanyol. Zarco yang sebelumnya unggul 93 poin dari Rabat hanya berhasil finish ke-6 pada hasil lomba Moto2 Aragon Spanyol. Dengan hasil ini penentuan gelar juara dunia untuk kelas Moto2 harus ditentukan dalam seri selanjutnya.

Hasil lomba Moto2 Aragon Spanyol juga sempat diwarnai dengan munculnya red flag. Dominique Aegerter yang terlibat insiden dengan Xavier Simeon. Dalam kecelakaan ini Aegerter sempat terlihat tergeletak lama di tepi lintasan. Namun, dalam siaran pihak Dorna selaku penyelenggara menegaskan kalau kondisi Aergerter sudah baik-baik saja. Buat yang penasaran dengan hasil lombanya, berikut rinciannya. (www.motorplus-online.com)

Hasil Lomba :

1. Tito Rabat SPA EG 0,0 Marc VDS (Kalex) 26m 25.125s 2. Alex Rins SPA Paginas Amarillas HP 40 (Kalex) 26m 25.221s 3. Sam Lowes GBR Speed Up Racing (Speed Up) 26m 30.489s 4. Jonas Folger GER AGR Team (Kalex) 26m 32.488s 5. Thomas Luthi SWI Derendinger Racing Interwetten (Kalex) 26m 41.848s 6. Johann Zarco FRA Ajo Motorsport (Kalex) 26m 42.114s 7. Hafizh Syahrin MAL Petronas Raceline Malaysia (Kalex) 26m 42.211s 8. Takaaki Nakagami JPN IDEMITSU Honda Team Asia (Kalex) 26m 43.181s 9. Simone Corsi ITA Forward Racing (Kalex) 26m 43.783s 10. Lorenzo Baldassarri ITA Forward Racing (Kalex) 26m 44.781s 11. Mika Kallio FIN QMMF Racing Team (Speed Up) 26m 45.215s 12. Axel Pons SPA AGR Team (Kalex) 26m 45.347s 13. Sandro Cortese GER Dynavolt Intact GP (Kalex) 26m 46.168s 14. Azlan Shah MAL IDEMITSU Honda Team Asia (Kalex) 26m 47.509s 15. Marcel Schrotter GER Tech 3 (Tech 3) 26m 51.142s 16. Xavi Vierge SPA Tech 3 (Tech 3) 26m 59.589s 17. Randy Krummenacher SWI JIR Racing Team (Kalex) 26m 59.783s 18. Ricard Cardus SPA JPMoto Malaysia (Suter) 26m 59.852s 19. Robin Mulhauser SWI Technomag Racing Interwetten (Kalex) 27m 2.460s 20. Jesko Raffin SWI sports-millions-EMWE-SAG (Kalex) 27m 9.143s 21. Florian Alt GER E-Motion IodaRacing Team (Suter) 27m 9.400s 22. Thitipong Warokorn THA APH PTT The Pizza SAG (Kalex) 27m 9.729s 23. Louis Rossi FRA Tasca Racing Scuderia Moto2 (Tech 3) 27m 19.445s Federico Fuligni ITA Team Ciatti (Suter) DNF Alex Marquez SPA EG 0,0 Marc VDS (Kalex) DNF Julian Simon SPA QMMF Racing Team (Speed Up) DNF Edgar Pons SPA Italtrans Racing Team (Kalex) DNF Xavier Simeon BEL Federal Oil Gresini Moto2 (Kalex) DNF Luis Salom SPA Paginas Amarillas HP 40 (Kalex) DNF Dominique Aegerter SWI Technomag Racing Interwetten (Kalex) DNS

Minggu, 27 September 2015

Hasil lomba balapan motoGP,Aragon,Spanyol 27/9/2015

Jorge Lorenzo menguasai jalannya balapan MotoGP, Aragon, Spanyol (27/9). Sampai akhir balapan yang berlangsung 23 lap Jorge enggak bergeser dari hasil lomba MotoGP Aragon Spanyol.

Berikut hasil lomba MotoGP Aragon Spanyol.

Hasil Lomba MotoGP Aragon Spanyol (www.motorplus-online.com) 1. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 41m 44.933s 2. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 41m 47.616s 3. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 41m 47.706s 4. Andrea Iannone ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) 41m 52.791s 5. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) 42m 9.255s 6. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 42m 9.762s 7. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 42m 10.300s 8. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 42m 10.436s 9. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 42m 11.385s 10. Yonny Hernandez COL Octo Pramac Racing (Desmosedici GP14.2) 42m 28.822s 11. Maverick ViƱales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 42m 29.188s 12. Scott Redding GBR Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 42m 33.109s 13. Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 42m 34.688s 14. Eugene Laverty IRL Aspar MotoGP Team (RC213V-RS)* 42m 35.204s 15. Nicky Hayden USA Aspar MotoGP Team (RC213V-RS) 42m 35.297s 16. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 42m 35.655s 17. Loris Baz FRA Forward Racing (Forward Yamaha)* 42m 36.930s 18. Stefan Bradl GER Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 42m 38.339s 19. Jack Miller AUS LCR Honda (RC213V-RS)* 42m 41.792s 20. Mike Di Meglio FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 42m 44.540s 21. Toni Elias SPA Forward Racing (Forward Yamaha) 43m 0.170s

Entri yang Diunggulkan

Hasil MotoGP Austria

Hasil MotoGP Austria Kris Fathoni W  - detikSport Hasil MotoGP Austria 2018 memunculkan Jorge Lorenzo sebagai pemenang (Foto: Mirc...