Tampilkan postingan dengan label mobil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mobil. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Maret 2016

Samsung Bikin Windshield Pintar

Samsung Bikin Windshield Pintar

Baru-baru ini produsen perlengkapan elektronik asal Korea, Samsung bikin windshield pintar. Windshield ini dibuat sedemikian rupa agar bisa terkoneksi dengan smartphone. Jadi, segala aktivitas pada smartphone seperti panggilan masuk, pesan dan lain-lain akan ditampilkan secara langsung pada layar windshield.

Pihak Samsung bikin windshield pintar untuk mempermudah kinerja para bikers ketika riding. Part ini juga diharapkan bisa menambah unsur safety ketimbang harus meletakan smartphone lewat holder di setang. Karena posisinya yang diletakan pada Windshield bagian bawah, bikers sesekali bisa memantau aktivitas di smartphone tanpa harus kehilangan fokus dari jalan raya.

Sayangnya, windshield pintar yang dibikin Samsung ini masih dalam bentuk konsep. Dalam video yang diluncurkan windshield pintar ini dipasangkan di Yamaha Tricity 125. Di video juga tidak diperlihatkan rider yang mengangkat panggilan telepon masuk ketika riding. Tapi, bikers bisa memberikan opsi untuk memberi pesan ke penelepon bahwa dirinya sedang mengemudi. Tentu, Samsung yang bikin windshield pintar ini bisa jadi fitur mewah yang sangat bermanfaat.

Kita tunggu saja bagaimana kelanjutan teknologi ini. (www.motorplus-online.com)

Selasa, 13 Oktober 2015

Harusnya Harga Ekonomis Bensin Premium Sudah Rp 7.650

Harusnya Harga Ekonomis Bensin Premium Sudah Rp 7.650

Saat harga crude oil alias minyak dunia turun sampai 50%, logikanya mestinya harga bensin Premium juga turun. Tapi kok pemerintah menetapkan harga bensin Premium tak berubah? Padahal dalam hitungan Executive Director KPBB, Ahmad Safrudin, harusnya harga ekonomis bensin Premium sudah Rp 7.650.

VP Fuel Ritel PT Pertamina, Afandi, menyebutkan setuju harusnya harga ekonomis bensin Premium sudah Rp 7.650. “Dengan harga sekarang, sebenarnya pemerintah masih subsidi Rp 250 per liter,” kata Afandi yang berkantor di Gambir, Jakarta Pusat.

Soal penurunan harga crude oil sekarang di kisaran 50 US Dollar per barel, sebenarnya waktu harga premium dipatok Rp 7.400 per liter juga di angka yang sama. “Bukan di angka 100 US Dollar per barel. Jadi kalau dulu sempat di angka 100 US Dollar per barel, kok tidak ada yang minta Premium dinaikkan,” ungkap Affandi.

Pria yang berkantor di Jl. Medan Merdeka Timur 1A, Jakarta Pusat ini menyebutkan komponen harga Premium itu terdiri dari Produk minyak jadi, alpa dan pajak. “Produk minyak jadi itu berupa crude oil yang sudah diproses dan sampai di kilang minyak. Biasanya nambah 15 US Dollar per barel dari crude oil. Alpa itu terdiri misalnya dari campuran aditif plus biaya distribusi dari kilang ke lokasi SPBU dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10% dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) berkisar antara 5-10 persen, ditambah margin usaha. Dengan penghitungan itu harusnya harga ekonomis bensin Premium sudah Rp 7.650,” tutupnya.

Nah, harusnya harga ekonomis bensin Premium sudah Rp 7.650! (www.motorplus-online.com)

Selasa, 06 Oktober 2015

Cara Mengemudikan Mobil Matic

Lanjutan dari blionklip ini berisi cara mengemudikan mobil matic agar supaya jelas saya sebutkan “mudah” dan “aman” dalam context si pengemudi sudah punya SIM dan sudah punya pengalaman cukup. Ini karena masih banyak pengendara yang masih anti matic, apalagi karena banyak pengendara matic yang terjun bebas dari gedung-gedung parkir. Padahal kalau dilihat kondisi lalulintas sehari-hari di Surakarta atau dimana-mana, sewajarnya harus pakai matic aja supaya nggak capek… Mobil matic memang bisa berbahaya, kalau belum paham . Ya sebetulnya mau matic ato normal pun sama-sama ada bahayanya! Cuman karena matic mungkin sesuatu yang baru, jadi begitu kecelakaan pakai matic… pasti yang disalahkan maticnya duluan, ya kan? Anyway busway, pengenalan perangkat dulu. Pedal kaki di matic cuman 2, gas dan rem tok Persneling nggak ada 1, 2, 3, 4 dan seterusnya, adanya P untuk parking di posisi ini mobil tidak dapat di maju mundurkan. D untuk drive, N untuk normal dan R untuk reverse. Beberapa mobil matic punya D1, D2, maksudnya untuk melimitkan perpindahan gigi ketika menanjak. Pada Nissan Juke, si persneling tidak ada D1, D2 itu, adanya cuman “L”, fungsinya sama, digunakan saat tanjakan curam Lainnya bisa dibilang sama total dengan mobil manual, ok let’s drive. Step 1, mulai jalan Untuk memindahkan gigi, injak rem kaki dulu, tekan si tuas persneling. Baru pindahkan, misal start dari posisi P mau maju, injak rem, tekan tuas, turunkan persneling dari P ke D. Hati-hati: Setelah masuk ke “D” begitu rem dilepas mobil langsung jalan pelan, walau tanpa gas diinjak. So di mobil matic jangan langsung menginjak gas! Step 2, ketika jalan Feeling untuk matic jauh beda dengan mobil manual. Ketika menginjak pedal gas, akselerasi muncul belakangan, tapi … Hati-hati: Ketika pedal gas diangkat, mobil tetap melaju!!! Mobil matic akan tetap ada dorongan yang lumayan ketika gas diangkat. Siap-siap untuk menahan pedal rem. Step 3, ketika stop Kalau lampu merahnya pendek saja, gigi masih bisa di “D”, kaki kanan menginjak rem. Mobil tidak akan maju. Hati-hati: kalau tidak sengaja mengangkat kaki dari rem maka mobil akan maju. Kalau lampu merahnya panjang dan kita ingin mengistirahatkan kaki kanan, caranya sama, injak pedal rem, tekan persneling, pindahkan gigi dari “D” ke “N” disertai rem tangan. Terimakasih untuk comment pembaca, “P” hanya digunakan saat parkir saja. Tips Feeling ketika naik mobil matic beda, ngegas akan terasa ada sedikit delay, rem matic pun terasa jauh lebih pakem dari mobil normal. Injak sedikit maka mobil akan berhenti, hati-hati ngerem mendadak. Gunakan hanya satu kaki saja yaitu kanan untuk menginjak gas atau rem. Maksudnya supaya pedal rem dan gas jangan diinjak bersamaan. Ingat, mau gigi “D” untuk maju ataupun “R” untuk reverse, begitu kaki melepas pedal rem, mobil akan berjalan walau di bawah 10 kpj. Kesimpulan Apakah matic itu lebih berbahaya dari manual? Bisa jadi, karena faktor itu, di lepas rem langsung jalan dan juga gas sedikit langsung jalan lebih kebut. Kalau di transmisi manual paling-paling kalau salah kelepas kopling mesin mobil akan mati di tempat. Hampir sama dengan motor matic, karena lebih mudah jadi harus lebih hati-hati .

Senin, 05 Oktober 2015

Cara Mengatasi Rem Blong .

Solopos.com, SOLO – Salah satu penyebab kecelakaan mobil adalah rem yang tidak berfungsi alias blong. Jika kejadian itu menimpa Anda, hal pertama yang perlu dilakukan adalah jangan panik. Selanjutnya simak tips otomotif berikut ini. Banyak faktor yang menyebabkan rem blong, mulai dari piston rem aus, kampas rem habis, kualitas oli rem buruk, hingga selang rem bocor. Rem blong sebenarnya dapat diantisipasi jika pengemudi selalu memperhatikan mobilnya. Beberapa tanda rem berpotensi blong adalah tampak rembesan minyak di salah satu roda dan di pedal rem. Selain itu jika rem dalam kondisi normal, maka akan terasa keras saat diinjak. Akan tetapi jika pedal rem terasa empuk dan jeblos ke bawah saat diinjak, dapat dipastikan telah terjadi masalah pada sistem pengereman mobil. Sebaiknya segera bawa mobil Anda ke bengkel. Lantas bagaimana jika rem blong terjadi saat mobil sedang melaju di jalan raya? Dikutip Solopos dari laman Toyota-astra , Sabtu (3/10/2015), hal pertama yang perlu dilakukan adalah jangan panik. Selanjutnya lepaskan pedal gas dan injak pedal rem berkali-kali dengan cepat. Setelah kecepatan mobil sedikit berkurang, perlahan turunkan gigi persneling. Tidak masalah jika kemudian terdengar suara mesin mobil sedikit meraung. Hal itu menandakan pengereman memanfaatkan gigi mesin berhasil. Jika laju mobil mulai melambat, segera cari lokasi aman untuk menepi. Selanjutnya tarik rem tangan untuk menghentikan mobil dengan sempurna. Jika langkah tersebut tidak berhasil, masih ada satu langkah darurat, yakni dengan cara menabrakkan mobil ke benda mati.

Rabu, 17 Juni 2015

Suzuki Karimun Wagon R AGS diluncurkan di Solo

Suzuki Karimun Wagon R AGS diluncurkan di Solo Solo - Bertempat di sebuah Hartono Mall besar di bilangan Solo baru, Solo, kali ini giliran Suzuki Karimun Wagon R AGS (Auto Gear Shift) diluncurkan oleh PT Solo Indonesia Utama, Senin (1/6). Mobil imut nan lega di interiornya ini dibenamkan teknologi baru pada segi transmisinya, yakni Auto Gear Shift (AGS) yang merupakan fitur yang biasanya dibenamkan pada mobil kelas premium. Buat tahu fitur ini adalah terobosan baru di segmen lcgc, dan baru Karimun Wagon R lah yang memilikinya. Kelebihan fitur AGS, adalah transmisinya yakni bisa matic dan bisa manual. Transmisi ini dilengkapi aktuator hidrolik elektronik yang mengoperasikan perpindahan gigi secara otomatis dengan transmisi manual 5 percepatan terbaru. AGS bekerja dengan mengintegrasikan aktuator hidrolik presisi yang dikendalikan oleh Electronic Control Unit (ECU) dan Transmission Control Modul (TCM) untuk mengontrol kopling, persneling gigi, dan mesin. Efeknya, memberikan perpindahan gigi dalam waktu yang optimal sesuai kondisi jalan yang akan dilalui dan kenyamanan berkendara layaknya transmisi otomatis, dan diklaim lebih hemat bahan bakar. Sekitar 21,58km/liter, jadi lebih efisien. Nah teknologi ini hadir di Karimun Wagon R tipe GL, GX, Dilago dan GS. berdasar informasi harganya diklaim kompetitif. Untuk pasar Solo Raya, tipe GL dibanderol Rp 114.900.000, tipe GX Rp 124.200.000, tipe GS Rp 113.000.000, sednagkan tiep Dilago Rp 127.100.000 (semua harga OTR). Tommy Gunawan selaku Direktur PT. Solo Indonesia Utama berharap hadirnya Karimun Wagon R AGS akan menambah kontribusi jualan Suzuki. “Ini bila melihat sebelumnya bahwa kontribusi Karimun Wagon R sekitar 20%, maka semoga akan berkembang menjadi sekitar 25%,” yakinnya. Sedangkan Bambang Mardiyanto, Branch Manager PT. Suzuki Indosolo yang juga hadir memeberikan target jualannya. “Yakni menyasar konsumen yang sudah memiliki mobil dan ingin menambah mobilnya. Lalu mereka yang ingin berganti mobil lamanya. juga pengguan motor yang ingin berganti mobil serta mereka yang biasa menggunakan angkutan umum seperti taksi untuk emncoba menggantinya dengan mobil,” paparnya. Terkait pasar jualan mobil yang sedikit lesu, pria ramah ini tetap mencoba optimis walaupun tak muluk-muluk, apalagi bila melihat jualan Karimun Wagon R dari Januari sampai April yang 97 unit. Sedangkan di bulan Mei berjalan sampai saat ini sekitar 18 unit (total sudah 115 unit). (mobil.otomotifnet.com)

Entri yang Diunggulkan

Hasil MotoGP Austria

Hasil MotoGP Austria Kris Fathoni W  - detikSport Hasil MotoGP Austria 2018 memunculkan Jorge Lorenzo sebagai pemenang (Foto: Mirc...