Solopos.com, SOLO – Salah satu penyebab kecelakaan mobil adalah rem yang tidak berfungsi alias blong. Jika kejadian itu menimpa Anda, hal pertama yang perlu dilakukan adalah jangan panik. Selanjutnya simak tips otomotif berikut ini. Banyak faktor yang menyebabkan rem blong, mulai dari piston rem aus, kampas rem habis, kualitas oli rem buruk, hingga selang rem bocor. Rem blong sebenarnya dapat diantisipasi jika pengemudi selalu memperhatikan mobilnya. Beberapa tanda rem berpotensi blong adalah tampak rembesan minyak di salah satu roda dan di pedal rem. Selain itu jika rem dalam kondisi normal, maka akan terasa keras saat diinjak. Akan tetapi jika pedal rem terasa empuk dan jeblos ke bawah saat diinjak, dapat dipastikan telah terjadi masalah pada sistem pengereman mobil. Sebaiknya segera bawa mobil Anda ke bengkel. Lantas bagaimana jika rem blong terjadi saat mobil sedang melaju di jalan raya? Dikutip Solopos dari laman Toyota-astra , Sabtu (3/10/2015), hal pertama yang perlu dilakukan adalah jangan panik. Selanjutnya lepaskan pedal gas dan injak pedal rem berkali-kali dengan cepat. Setelah kecepatan mobil sedikit berkurang, perlahan turunkan gigi persneling. Tidak masalah jika kemudian terdengar suara mesin mobil sedikit meraung. Hal itu menandakan pengereman memanfaatkan gigi mesin berhasil. Jika laju mobil mulai melambat, segera cari lokasi aman untuk menepi. Selanjutnya tarik rem tangan untuk menghentikan mobil dengan sempurna. Jika langkah tersebut tidak berhasil, masih ada satu langkah darurat, yakni dengan cara menabrakkan mobil ke benda mati.
Senin, 05 Oktober 2015
Senin, 28 September 2015
Hasil Lomba Moto2 Aragon Spanyol
Hasil Lomba Moto2 Aragon Spanyol
Tito Rabat menggagalkan langkah Johan Zarco meraih gelar juara dunia Moto2 setelah Rabat keluar sebagai pemenang di hasil lomba Moto2 Aragon, Spanyol. Zarco yang sebelumnya unggul 93 poin dari Rabat hanya berhasil finish ke-6 pada hasil lomba Moto2 Aragon Spanyol. Dengan hasil ini penentuan gelar juara dunia untuk kelas Moto2 harus ditentukan dalam seri selanjutnya.
Hasil lomba Moto2 Aragon Spanyol juga sempat diwarnai dengan munculnya red flag. Dominique Aegerter yang terlibat insiden dengan Xavier Simeon. Dalam kecelakaan ini Aegerter sempat terlihat tergeletak lama di tepi lintasan. Namun, dalam siaran pihak Dorna selaku penyelenggara menegaskan kalau kondisi Aergerter sudah baik-baik saja. Buat yang penasaran dengan hasil lombanya, berikut rinciannya. (www.motorplus-online.com)
Hasil Lomba :
1. Tito Rabat SPA EG 0,0 Marc VDS (Kalex) 26m 25.125s 2. Alex Rins SPA Paginas Amarillas HP 40 (Kalex) 26m 25.221s 3. Sam Lowes GBR Speed Up Racing (Speed Up) 26m 30.489s 4. Jonas Folger GER AGR Team (Kalex) 26m 32.488s 5. Thomas Luthi SWI Derendinger Racing Interwetten (Kalex) 26m 41.848s 6. Johann Zarco FRA Ajo Motorsport (Kalex) 26m 42.114s 7. Hafizh Syahrin MAL Petronas Raceline Malaysia (Kalex) 26m 42.211s 8. Takaaki Nakagami JPN IDEMITSU Honda Team Asia (Kalex) 26m 43.181s 9. Simone Corsi ITA Forward Racing (Kalex) 26m 43.783s 10. Lorenzo Baldassarri ITA Forward Racing (Kalex) 26m 44.781s 11. Mika Kallio FIN QMMF Racing Team (Speed Up) 26m 45.215s 12. Axel Pons SPA AGR Team (Kalex) 26m 45.347s 13. Sandro Cortese GER Dynavolt Intact GP (Kalex) 26m 46.168s 14. Azlan Shah MAL IDEMITSU Honda Team Asia (Kalex) 26m 47.509s 15. Marcel Schrotter GER Tech 3 (Tech 3) 26m 51.142s 16. Xavi Vierge SPA Tech 3 (Tech 3) 26m 59.589s 17. Randy Krummenacher SWI JIR Racing Team (Kalex) 26m 59.783s 18. Ricard Cardus SPA JPMoto Malaysia (Suter) 26m 59.852s 19. Robin Mulhauser SWI Technomag Racing Interwetten (Kalex) 27m 2.460s 20. Jesko Raffin SWI sports-millions-EMWE-SAG (Kalex) 27m 9.143s 21. Florian Alt GER E-Motion IodaRacing Team (Suter) 27m 9.400s 22. Thitipong Warokorn THA APH PTT The Pizza SAG (Kalex) 27m 9.729s 23. Louis Rossi FRA Tasca Racing Scuderia Moto2 (Tech 3) 27m 19.445s Federico Fuligni ITA Team Ciatti (Suter) DNF Alex Marquez SPA EG 0,0 Marc VDS (Kalex) DNF Julian Simon SPA QMMF Racing Team (Speed Up) DNF Edgar Pons SPA Italtrans Racing Team (Kalex) DNF Xavier Simeon BEL Federal Oil Gresini Moto2 (Kalex) DNF Luis Salom SPA Paginas Amarillas HP 40 (Kalex) DNF Dominique Aegerter SWI Technomag Racing Interwetten (Kalex) DNS
Minggu, 27 September 2015
Hasil lomba balapan motoGP,Aragon,Spanyol 27/9/2015
Jorge Lorenzo menguasai jalannya balapan MotoGP, Aragon, Spanyol (27/9). Sampai akhir balapan yang berlangsung 23 lap Jorge enggak bergeser dari hasil lomba MotoGP Aragon Spanyol.
Berikut hasil lomba MotoGP Aragon Spanyol.
Hasil Lomba MotoGP Aragon Spanyol (www.motorplus-online.com) 1. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 41m 44.933s 2. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 41m 47.616s 3. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 41m 47.706s 4. Andrea Iannone ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) 41m 52.791s 5. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) 42m 9.255s 6. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 42m 9.762s 7. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 42m 10.300s 8. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 42m 10.436s 9. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 42m 11.385s 10. Yonny Hernandez COL Octo Pramac Racing (Desmosedici GP14.2) 42m 28.822s 11. Maverick Viñales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 42m 29.188s 12. Scott Redding GBR Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 42m 33.109s 13. Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 42m 34.688s 14. Eugene Laverty IRL Aspar MotoGP Team (RC213V-RS)* 42m 35.204s 15. Nicky Hayden USA Aspar MotoGP Team (RC213V-RS) 42m 35.297s 16. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 42m 35.655s 17. Loris Baz FRA Forward Racing (Forward Yamaha)* 42m 36.930s 18. Stefan Bradl GER Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 42m 38.339s 19. Jack Miller AUS LCR Honda (RC213V-RS)* 42m 41.792s 20. Mike Di Meglio FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 42m 44.540s 21. Toni Elias SPA Forward Racing (Forward Yamaha) 43m 0.170s
Kamis, 24 September 2015
The Spanyol Barcelona enduro plasente drug sosmed in aragon sirkuit.
Sirkuit Aragon, Spanyol, tetap jadi misteri untuk Valentino Rossi. Sejak digelarnya MotoGP di trek Aragon, The Doctor enggak pernah menang. Makanya, Minggu ini di sirkuit Aragon akan jadi pembuktian bisa enggak Valentino Rossi hancurkan mitos enggak pernah menang di Aragon Spanyol.
Faktanya Juara Dunia 9 kali ini paling bagus di MotoGP Aragon, podium ke-3 selama lima tahun terakhir. Bahkan, tahun lalu Valentino enggak finish di Aragon.
Semakin seru dan menegangkan karena Aragon belum bisa dijadikan penentuan. “Masing-masing seri di MotoGP punya cerita yang berbeda-beda,” bilang Valentino Rossi. (www.motorplus-online.com)
#motogp, #aragonmotogp, #banggabermotor, #motorplusweekly
Sabtu, 15 Agustus 2015
SISTEM PERENCANAAN LINGKUNGAN TEKNIK SIPIL
Sistem perencanaan lingkungan yang berkualitas memperkuat sesuai dengan perencanaan tentang untuk semua yang ada beberapa 3 hal yang harus dicapai sesuai dengan ketentuan sebagai berikut antara lain 1.Macro adalah cara untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi secara baik akan mengakibatkan terjadinya pertumbuhan kualitas hidup yang meningkat. 2. Penyedia informasi yang stabil dengan bisa mencapai kebenaran tentang formasi-formasi informasi dan tujuan secara tepat guna. 3. Kumpulan keputusan sendiri-sendiri dapat menunjukkan kebenaran tentang tujuan kita terpenuhi untuk kedepannya sebaliknya akan bisa melampaui target yang ditentukan. keuntungan keuntungan adanya perancangan sistem pengelolaan kualitas lingkungan yang baik di antaranya sebagai berikut 1.Kegiatan-kegiatan menjadi apabila terjadi secara teratur struktur akan mengakibatkan sistem perencanaan menjadi lebih baik. 2.Perhitungan perkiraan akan semakin baik apabila sesuai dengan kebenaran yang ditentukan ataupun disebut juga dengan force lighthing . 3.Memberikan metode yang tepat dan sistematis untuk menghadapi masalah sesuai dengan ketentuan yang ada baik sesuai dengan sosial lingkungan. 4.Menyediakan alternatif pilihan sesuai dengan berdasarkan atas kondisi asumsi masing masing. 5.Perencanaan memberi dasar untuk melakukannya sesuai dengan pengawasan elevasi ataupun evaluasi -evaluasi. 6.Perencanaan menyajikan alasan untuk penyusunan skala prioritas baik dari struktur maupun infrastruktur. 7.Perencanaan dalam pelaksanaannya memberi batasan untuk pemanfaatan sumber daya alam maupun sumber daya manusia.
Jumat, 14 Agustus 2015
Sepak Bola Wanita
AMBISI HAT-TRICK: Timnas perempuan Jerman sebelum laga FIFA Women's World Cup 2011 melawan Kanada di Berlin, Minggu (26/6) malam. Berdiri (kiri-kanan): Nadine Angerer, Birgit Prinz, Annike Krahn, Simone Laudehr, Linda Bresonik, Kerstin Garefrekes. Jongkok (kiri-kanan): Babett Peter, Melanie Behringer, Celia Okonyino Da Mbabi, Kim Kulig, Saskia Bartusiak. PHOTO: REUTERS STADION Olimpiade Berlin, Minggu (26/6) malam atau Senin (27/6) dini hari WIB. Tidak kurang 73.680 pasang mata di stadion itu menyaksikan timnas perempuan tuan rumah Jerman melindas Kanada 2-1 usai upacara pembukaan Piala Dunia Perempuan (FIFA Women’s World Cup) 2011 yang dihadiri Presiden Jerman Christian Wulff, Kanselir Angela Merkel, serta Presiden FIFA Sepp Blatter. Tuan rumah Jerman memang difavoritkan menjuarai kejuaraan empat tahunan yang berlangsung hingga tiga pekan ke depan itu selain, tentu saja, Amerika Serikat dan Brasil sebagai pesaing utama. Piala Dunia Perempuan 2011 diikuti 16 timnas yang terbagi dalam empat grup: GRUP A (Jerman, Kanada, Nigeria, Prancis); GRUP B (Jepang, Selandia Baru, Meksiko, Inggris); GRUP C (Amerika Serikat, Korut, Kolombia, Swedia); dan GRUP D (Brasil, Australia, Norwegia, Guinea Equatorial). Juara dan runner-up masing-masing grup pada klasemen akhir lolos ke perempat final. Beberapa jam sebelum upacara pembukaan, telah dimulai pertandingan lain di Grup A yang mempertemukan Prancis kontra Nigeria di Sinsheim. Prancis yang tampil untuk kali kedua di putaran final Piala Dunia ini menang 1-0 berkat gol Marie-Laure Delie pada menit ke-56 dan kini memimpin sementara klasemen Grup A. Di luar realitas momen upacara pembukaan, data 73.680 pasang mata di stadion menyaksikan laga sepak bola perempuan sungguh fenomena menggembirakan. Meski berlabel kejuaraan dunia, selama ini jumlah penonton yang memadati stadion tidak pernah melampaui 40 ribu orang. Bahkan tidak jarang lebih sedikit. Di setiap pertandingan Liga Sepak Bola Perempuan Jerman, salah satu liga terbaik di dunia dengan bintang-bintang ternama dari berbagai negara, sering diisi cuma beberapa ratus penonton. Di Stadion Olimpiade Berlin –venue pertandingan final Piala Dunia (lelaki) 2006 yang mengantarkan Italia juara itu— kali ini sepak bola perempuan dunia mendapatkan momentum. Di stadion ini pula timnas perempuan Jerman yang dipoles Silvia Neid memulai perjuangan dengan hasil manis lewat gol-gol gelandang brilian Kerstin Garefrekes (menit ke-10) dan Celia Okoyino Da Mbabi (42’). Gol dan kemenangan ini merupakan hadiah ulang tahun ke-23 Da Mbabi yang jatuh pada Senin (28/6). Meski berjuang mati-matian di babak kedua, Kanada hanya bisa memperkecil kekalahan satu gol. Itu pun terjadi pada menit ke-82 lewat Kapten Christine Sinclair yang tulang hidungnya patah dan berdarah-darah hampir di sepanjang babak kedua. ‘’Dokter tim memberitahuku hidungnya patah, tapi ia ngotot terus bermain,’’ tutur Pelatih Kanada Carolina Morace sebagaimana dilansir The Associated Press . Jerman adalah juara dunia dua kali berturut-turut (2003 dan 2007). Di rumah sendiri ini mereka akan berjuang menjadi negara pertama yang mampu mengangkat trofi Piala Dunia Perempuan untuk kali ketiga. ‘’Memungkinkan, sangat memungkinkan. Apalagi para penonton yang antusias di belakang kami,’’ ujar Birgit Prinz, yang kini telah berusia 33 tahun dan ingin menjadikan Piala Dunia di rumah sendiri ini sebagai akhir manis untuk karier internasionalnya. Pada pertandingan perdana itu, Prinz belum tampil maksimal. Selain tidak mampu menambah torehan 14 golnya –sekaligus rekor gol tertinggi di Piala Dunia Perempuan— pada menit ke-56 Pelatih Neid harus menggantinya dengan Alexandra Popp. Aplaus dari tribun pun membahana. MEMORI & SENSASI Bagaimanapun, tidak hanya milik Jerman, tetapi Prinz juga salah satu legenda hidup yang dicatat sepak bola perempuan dunia sejak Piala Dunia Perempuan kali pertama digelar di China pada 1991 silam. Kala itu kontestan baru 12 tim dengan rata-rata jumlah penonton di stadion 19.615 orang per pertandingan. Pada Piala Dunia 1999 di AS, jumlah kontestan diperbanyak menjadi 16 tim. Tahun itu AS tampil sebagai juara mengalahkan dengan mengalahkan China melalui adu penalti pada pertandingan final di Stadion Rose Bowl, Pasadena, California— venues laga final Piala Dunia (lelaki) 1994 dan Gold Cup 2011. Yang menggembirakan, rata-rata jumlah penonton di stadion telah mencapai 37.319 per pertandingan. Generasi pemain sepak bola perempuan AS pun makin menancapkan namanya di dunia, seperti Mia Hamm, Brandi Chastain, dan lain-lain. Empat tahun lalu, China kembali menggelar Piala Dunia. Bintang-bintang baru mulai menampakkan sinar terangnya, seperti Kelly Smith (Inggris) dan Marta (Brasil). Namun, Prinz dan skuad Jerman masih kelewat digdaya ditandingi oleh tim-tim lain. Di final, Marta dan Brasil takluk 0-2 kepada Jerman yang tidak sekalipun kebobolan di kejuaraan itu. Selain bintang-bintang, Piala Dunia Perempuan juga telah melahirkan beberapa kisah sekaligus momen sensasional. Berikut beberapa di antaranya:
Surah ataupun Surat Yusuf 19
Nabi Yusuf (Yūsuf):19 - Kemudian datanglah kelompok orang-orang musafir, lalu mereka menyuruh seorang pengambil air, maka dia menurunkan timbanya, dia berkata: "Oh; kabar gembira, ini seorang anak muda!" Kemudian mereka menyembunyikan dia sebagai barang dagangan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
Entri yang Diunggulkan
Hasil MotoGP Austria
Hasil MotoGP Austria Kris Fathoni W - detikSport Hasil MotoGP Austria 2018 memunculkan Jorge Lorenzo sebagai pemenang (Foto: Mirc...
-
Hasil MotoGP Jepang, Marquez Menang dan Patahkan Kutukan Sirkuit Motegi Minggu, 20 Oktober 2019 | 13:44 WIB Komentar (1) ...
-
Hasil MotoGP Malaysia 2019 - Maverick Vinales Juara, Marquez Runner-Up By Lariza Oky Adisty , Minggu, 3 November 2019 | 14:50 WIB Eksp...