Selasa, 02 April 2019

Percikan Api

Percikan Api
Suasana buritan berhalusinasi
Dorongan mulai berinspirasi
Setangkai pensil warna
Bukan hanya sebuah corona
       Mata hari penjaga pupil
       25 sentrimetil awal pembaca
      Jarak awal mereka membaca
      Diri ini sembari menenggak pil
Minus apa yang terlihat
Perhitungan hiper dan juga hipo
Aku ada di bawah atas ,di atas kuat
Perhatikan diri kiper dan juga liberto
      Bacaanya mulai dari kurang ph
      Apa sadar mereka berwarna
      Retina cuaca para pelangi
      Sejantan dari belahan o bh
      Batuk para petanda gerhana
      Telinga timpang petir mengulangi
# ( Listrik ) menipis baterai yang hamil
$ ( Dolar) mengembang impian dari ovulasi
Kedua tanda harus dipahami
Captain dari sebuah cairan promil
Supermen merasa mulai fluktuasi
Diantara mereka jawaban para poligami

Senin, 01 April 2019

Hasil MotoGP Argentina

Senin, 01 Apr 2019 01:51 WIB

Hasil MotoGP Argentina

Doni Wahyudi - detikSport
Marc Marquez jadi juara MotoGP Argentina (Juan MABROMATA / AFP)Marc Marquez jadi juara MotoGP Argentina (Juan MABROMATA / AFP)
Jakarta - MotoGP Argentinamenghasilkan Marc Marquez sebagai juara. Rider Repsol Honda itu tampil dominan dari start sampai finis untuk mengalahkan Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso.

Dalam balapan yang dilangsungkan di Autodromo Termas de Río Hondo, Marc Marquez tampil tanpa cela. Memulai balapan dari posisi terdepan, dia sama sekali tak terbendung.

Sudah unggul jauh sejak tikungan pertama, Marquez unggul satu detik lebih saat menuntaskan lap pertama. Ketika perebutan posisi dua berlangsung sengit dengan setidaknya ada enam rider bertarung, Marquez tak punya lawan di urutan paling depan.


Saat menyentuh garis finis, sang juara dunia musim lalu itu unggul jauh dari Rossi di posisi dua.

Rossi merebut posisi kedua dengan susah payah. Dia jadi runner up setelah memenangi duel sengit dengan Andrea Dovizioso di sepanjang 25 lap MotoGP Argentina.

Ini adalah capaian terbaik The Doctor dalam 11 balapan ke belakang. Ini sekaligus menjadi podium pertama dia setelah yang terakhir di Jerman pada musim 2018, di mana dia juga jadi runner up.


Hasil MotoGP Argentina

Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 41m 43.688s
Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) 41m 53.504s
Andrea Dovizioso ITA Mission Winnow Ducati (GP19) 41m 54.218s
Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP19) 41m 55.828s
Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR) 41m 56.251s
Danilo Petrucci ITA Mission Winnow Ducati (GP19) 41m 57.438s
Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 42m 1.848s
Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1)* 42m 4.091s
Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 42m 8.980s
Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) 42m 9.367s
Miguel Oliveira POR Red Bull KTM Tech3 (RC16)* 42m 9.543s
Jorge Lorenzo ESP Repsol Honda (RC213V) 42m 11.185s
Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 42m 15.086s
Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati (GP18)* 42m 16.581s
Johann Zarco FRA Red Bull KTM Factory (RC16) 42m 17.060s
Hafizh Syahrin MAL Red Bull KTM Tech3 (RC16) 42m 19.233s
Andrea Iannone ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 42m 21.926s
Maverick Viñales ESP Monster Yamaha (YZR-M1) DNF
Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1) DNF
Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR)* DNF
Tito Rabat ESP Reale Avintia Ducati (GP18) DNF
Karel Abraham CZE Reale Avintia Ducati (GP18) DNF

Sabtu, 30 Maret 2019

Athena Antena Semut


Mungkin tidak bisa aku mengerti tentang dia
Suatu prasangka hewan kecil ini terasa di teras
Namanya juga semut terkadang terlihat media
Dari belah persegi sandaran lantai disebuah matras
   Berbaris satu persatu menuju arah yang tentu
   Tapi ini berbeda dengan yang lainnya
   Tampak terlihat melingkar membentuk pintu
   Berpusat dari dasarnya keinginan yang poenyanya
Tapi ujung itu tanpa adanya antena sebuah televisi
Dari dahan dan juga daun yang berguguran
Terisak dan terurai dengan pelajaran misi
Yang terbawa dasar menuju air keran
    Sayang seribu sayang seandainya habis
    Pancuran air tersebut menuju athena
    Dari hal yang terjadi tersebut akan seperti kubis
    Lalapan masakan yang hanya di arena
Putih putar seperti buah lobak yang cantik
Hanya terdapat di tempat lesehan
Sebagai pengganti kerupuk kanifora bistik
Ditambah dengan sambal yang tiada tahan
    Oh semut yang menari , apakah kamu hidup ?
    Kebersamaanmu sangatlah terasa
    Bersanding di lantai masjid tempat menghirup
    Kerja sama yang sangatlah merasa

Senin, 11 Maret 2019

Hasil MotoGP Qatar 2019

Senin, 11 Mar 2019 00:52 WIB

Hasil MotoGP Qatar: Dovizioso Juara, Marquez Kedua

Doni Wahyudi - detikSport
Andrea Dovizioso memenangi MotoGp Qatar (Mirco Lazzari gp/Getty Images)Andrea Dovizioso memenangi MotoGp Qatar (Mirco Lazzari gp/Getty Images)

Doha - Andrea Dovizioso menjadi juara pada MotoGP Qatar yang menjadi balapan pertama di musim 2019. Dia memenangi duel sengit dengan Marc Marquez.

Di Sirkuit Losail, Minggu (10/3/2019) malam, balapan berlangsung ekstra sengit. Tak ada pebalap yang tampil dominan, justru terjadi beberapa kali pergantian pimpinan balapan di sepanjang race.

Selain Dovizioso, rider lain yang sempat berada di posisi satu adalah Marc Marquez dan Alex Rins. Rider Suzuki itu tampil brilian untuk bersaing dengan Dovi dan Marquez.
Pada dua lap terakhir menjelang garis finis, Dovizioso dan Marquez terlibat duel sengit. Keduanya saling salip dan bersandingan di tengah trek - termasuk upaya terakhir Marquez mendahului Dovi di tikungan terakhir. Namun pada akhirnya Dovizioso yang jadi pemenang dan mempertahankan titelnya yang dia raih musim lalu.

Marquez pada akhirnya harus puas dengan status runner up. Sementara podium terakhir jadi kepunyaan Carl Crutchlow.

Maverick Vinales yang memulai balapan dari posisi paling depan, harus turun ke urutan tujuh. Sementara Valentino Rossi yang dapat posisi start di luar 10 besar malah bisa menuntaskan race di posisi lima.

Sementara Jorge Lorenzo menjalani debut buruk bersama Honda. Di tengah kondisi fisik yang belum pulih benar, dia terlempar ke luar dari 10 besar.

Hasil MotoGP Qatar 2019
1. Andrea Dovizioso
2. Marc Marquez
3. Carl Crutchlow
4. A Rins
5. V Rossi
6. D Petrucci
7. Vinales
8. Mir
9. Nakagami
10 Espargaro 

Rabu, 12 Desember 2018

Skuard Timnas Jepang di Piala Asia

2018-12-12 18:43Sumber: Republika
Jepang tidak memanggil penyerang Leicester City Shinji Okazaki.
  Bek tengah Southampton Maya Yoshida masuk dalam timnas Jepang yang berisi 23 pemain untuk Piala Asia 2019. Pemanggilan Yoshida diumumkan laman resmi JFA pada Rabu (12/12).
Namun, Jepang tidak memanggil penyerang Leicester City Shinji Okazaki dan pengatur serangan Borussia Dortmund Shinji Kagawa dicoret. Okazaki (32) merupakan pencetak gol terbanyak peringkat ketiga untuk Jepang. namun ia telah puasa mengemas gol untuk klub atau negaranya selama setahun. 
Sedangkan Kagawa (29) jarang dimainkan di Dortmund. Ia hanya mencatatkan empat penampilan untuk klub Jerman itu musim ini.
Pelatih kepala Hajime Moriyasu memanggil kembali bek Galatasaray Yuto Nagatomo dan penyerang Hannover 96 Takuma Asano. Keduanya absen saat Jepang menang 4-0 atas Kirgistan pada pertandingan pemanasan terakhir mereka karena cedera.
Pemain Red Bull Salzburg Takumi Minamino akan menawarkan kreativitas di lini tengah, di mana ia kemungkinan akan didukung pemain Portimonense Shoya Nakajima dan pemain Groningen Ritsu Doan.
Piala Asia, yang kini diikuti 24 tim, akan diselenggarakan di Uni Emiat Arab mulai 5 Januari sampai 1 Februari.
Jepang yang menghuni Grup F akan memulai penampilannya menghadapi Turkmenistan pada 9 Januari. Oman dan Uzbekistan merupakan dua tim lain yang berada di grup itu.
Skuat Jepang:
Kiper: Masaaki Higashiguchi, Shuichi Gonda, Daniel Schmidt.
Bek: Yuto Nagatomo, Tomoaki Makino, Maya Yoshida, Sho Sasaki, Hiroki Sakai, Sei Muroya, Genta Miura, Takehiro Tomiyasu.
Gelandang: Toshihiro Aoyama, Genki Haraguchi, Gaku Shibasaki, Wataru Endo, Junya Ito, Shoya Nakajima, Takumi Minamino, Hidemasa Morita, Ritsu Doan.
Penyerang: Yuya Osako, Takuma Asano, Koya Kitagawa. 

Minggu, 09 Desember 2018

Persija Juara Liga 1 2018

Perjalanan Panjang Macan Kemayoran Menuju Kejayaan
2018-12-09 21:09Sumber: Metronews
Kembalikan Kejayaan. Itulah slogan Persija Jakarta dalam perayaan hari ulang tahun ke-90 mereka pada 28 November 2018. Slogan yang juga bermakna merindukan kejayaan Macan Kemayoran pada kompetisi tertinggi di Indonesia ini.

Maklum saja, Persija Jakarta sudah cukup lama menunggu untuk menjadi juara. Tepatnya 17 tahun merupakan terakhir kali mereka merayakan juara pada Liga Indonesia 2001. 
Kini mereka berada panggung juara, setelah berhasil mengamankan kemenangan 2-1 atas Mitra Kukar pada pekan ke-34 Liga 1 Indonesia 2018. Meski pada saat yang bersamaan, ada pesta gol yang dilakukan PSM Makassar saat menjamu PSMS Medan di Stadion Andi Mattalatta.

Tinta Emas 17 Tahun Silam
Disaksikan 60 ribu penonton yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno, Persija Jakarta begitu gagah menaklukkan PSM Makassar dalam final Liga Indonesia musim 2001.

Mereka bahkan mampu unggul tiga gol lebih dulu, sebelum akhirnya PSM membuat dua gol balasan untuk menyudahi laga menjadi 3-2. Persija yang kala itu dilatih oleh Sofyan Hadi pun berhak mengangkat trofi yang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia saat itu, Megawati Soekarno Putri.

Ternyata euforia tersebut begitu sulit diciptakan kembali oleh Persija. Mereka seakan lupa bagaimana membuat gembira pendukung setia mereka, Jakmania.

Bagaimana tidak, usai memastikan menjadi juara Liga Indonesia untuk pertama kalinya pada 2001, periode sulit kerap didapatkan klub yang berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

Pada 2002 tepatnya, mereka hanya mampu mencapai babak delapan besar. Pun demikian dengan tahun berikutnya, Persija hanya finis di peringkat delapan. Meski pada musim 2004, Persija yang kala itu dilatih Atanas Giorgev berhasil menembus tiga besar kompetisi. Tapi finis di posisi tiga besar menjadi prestasi terbaik Persija dalam kurun waktu 17 tahun terakhir.

Hingga pada 2018, momen kejayaan dirasakan oleh anak-anak asuhan Stefano Cugurra Teco. Ditandai dengan menjuarai Piala Presiden pada awal tahun, Persija langsung difavoritkan menjadi juara pada Liga 1 Indonesia 2018.

Kegarangan Macan Kemayoran bukan hanya terlihat di liga lokal. Persija berhasil lolos dari fase Grup H Piala AFC dengan status juara grup. Di sana, mereka mengalahkan Song Lam Nghe An (Vietnam), Johor Darul Ta'zim (Malaysia), dan Tampines Rovers (Singapura).

Persija juga menjadi satu-satunya klub Indonesia yang lolos ke fase knock out, setelah Bali United hanya mampu finis sebagai juru kunci Grup G.

Namun langkah Persija akhirnya terhenti di tangan wakil Singapura pada babak semifinal zona ASEAN. Bambang Pamungkas dan kawan-kawan kalah agregat 3-6 dari Home United.

Macan Kemayoran Terlambat Panas
Sayangnya prediksi Persija menjadi favorit juara, tak bisa mereka tampilkan pada awal liga. Bambang Pamungkas dan kawan-kawan melakukan start dengan kurang meyakinkan setelah hanya bermain imbang dengan juara bertahan Bhayangkara. Setelah itu, posisi Macan Kemayoran hanya berkutat di papan tengah.

Persija mulai menunjukkan konsistensi mereka ketika memasuki paruh kedua musim. Mereka tak terkalahkan dalam lima pertandingan awal ketika itu, sebelum akhirnya takluk di tangan Persib Bandung 2-3 pada pertemuan kedua yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Permainan apik ditunjukkan Persija usai kekalahan pada laga yang bertajuk El Clasico Indonesia itu. Bahkan Persija kerap menguntit para pesaing seperti PSM dan Persib dalam persaingan juara.

Hingga memasuki pekan ke-30, Persija bermain seakan tak menemui hambatan setelah meraup 11 poin dalam lima laga terakhir (Termasuk kemenangan dalam laga tunda melawan Persela Lamongan 3-0).

Puncaknya, ketika mereka mengalahkan Bali United 2-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Kemenangan itu membuat Persija untuk pertama kalinya menduduki singgasana klasemen Liga 1 Indonesia 2018. Mereka unggul satu poin dari PSM yang pada pekan ke-33 hanya bermain imbang tanpa gol dengan Bhayangkara.

Momen Persija menduduki puncak klasemen bukan tanpa pro dan kontra. Pertandingan menghadapi Bali United disinyalir berbau pengaturan skor. Setelah wasit yang memimpin, Jumadi Effendi, menyudahi pertandingan dengan kontroversi.

Namun, meski pro dan kontra tetap berjalan, para pemain Persija tetap fokus pada pertandingan terakhir mereka atas Mitra Kukar. Tak hanya para pemain, pendukung setia mereka, Jakmania sudah berpesta untuk merayakan dahaga gelar yang terakhir kali dirasakan pada 17 tahun silam.

Dan, dua gol dari Marko Simic ke gawang Mitra Kukar menjadi penentu gelar juara Persija di depan puluhan ribu Jakmania yang memadati SUGBK. Sekaligus membuat kecewa PSM untuk kali keduanya, lantaran kembali menutup musim dengan status runner up. Selamat Persija! Saatnya Ibu Kota Berpesta.

Misteri Tulang Belulang

Misteri Tulang Belulang di Ruang Kapten KM Gerbang Samudra

9c1e753b272bd9b2
Ilustrasi Kapal Tenggelam
Liputan6.com, Surabaya - Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) mengevakuasi dugaan belulang atau beberapa potongan jenazah dari sejumlah korban Kapal Motor (KM) Gerbang Samudra I yang terbakar di perairan Karang Jamuang, Jawa Timur.
Belulang itu tampak dibungkus dalam dua kantong yang kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani Surabaya, untuk diteliti lebih lanjut di Laboratorium Forensik.
"Nanti Tim 'Disaster Victim Investigation'(DVI) Polda Jawa Timur yang menentukan apakah belulang yang ditemukan ini benar merupakan korban kapal KM Gerbang Samudra I yang terbakar," ujar Komandan TIM Basarnas Surabaya Novix Herdianto kepada wartawan usai menurunkan dua kantong belulang tersebut dari Kapal Negara (KN) SAR 225 Widura di Dermaga Navigasi, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Sabtu 8 Desember 2018 dilansir Antara.
Kapal penumpang jenis "roll on - roll off" (Roro) yang mengangkut 130 orang penumpang beserta seluruh awaknya itu terbakar di perairan Karang Jamuang, Jawa Timur, pada Minggu(2/12) dini hari, saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.
127 orang berhasil dievakuasi dengan selamat, sementara tiga lainnya dinyatakan hilang, yaitu Nakhoda Soelhadani, serta dua orang kadet dari sekolah pelayaran di Surabaya, Silka Mala Marifat, dan Nurul Fadilah.
Novix menjelaskan, sekitar pukul 09.11 WIB tadi pagi, timnya berkeputusan untuk menyusuri bangkai KM Gerbang Samudra I yang sebenarnya masih mengeluarkan asap.
"Kami merasa sudah aman untuk masuk ke dalam. Kemudian kami menyusuri ruang kapten kapal dan menemukan tulang-tulang ini," katanya.
Penyusuran kemudian dilanjutkan ke ruangan kadet dan kembali menemukan belulang.
"Tulang-tulang yang ditemukan di ruang kadet ini kami belum tahu apakah bagian dari jenazah dua orang korban atau satu. Nanti Tim DVI Polda Jawa Timur yang akan memastikan. Begitu pula tulang-tulang yang kami temukan di ruangan kapten, nanti Tim DVI yang akan memastikan apakah itu benar jenazah nakhoda KM Gerbang Samudra I," tandasnya.

Entri yang Diunggulkan

Hasil MotoGP Austria

Hasil MotoGP Austria Kris Fathoni W  - detikSport Hasil MotoGP Austria 2018 memunculkan Jorge Lorenzo sebagai pemenang (Foto: Mirc...