Minggu, 12 Juli 2015

Hasil Lomba MotoGP Sachsenring Jerman

Hasil Lomba MotoGP Sachsenring Jerman

Hasil lomba MotoGP Sachsenring, Jerman yang berlangsung hari ini (12/7) mengeluarkan Marc Marquez sebagai pemenang. Dari hasil lomba MotoGP Sachsenring Jerman bisa dibilang kalau ini serinya Honda. Sebab, selain Marc Marquez, Dani Pedrosa juga menunjukan skillnya di Sachsenring dengan finish di posisi ke-2.

Sedangkan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, finish posisi ke-3 dan ke-4 di hasil lomba MotoGP Sachsenring Jerman. Buat yang penasaran dengan hasil lombanya, bisa lihat di lampiran. (www.motorplus-online.com)

Hasil lomba :

1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 41m 1.087s 2. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 41m 3.313s 3. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 41m 6.695s 4. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 41m 11.015s 5. Andrea Iannone ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) 41m 21.872s 6. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 41m 24.302s 7. Cal Crutchlow GBR CWM LCR Honda (RC213V) 41m 30.968s 8. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 41m 36.040s 9. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac Racing (Desmosedici GP14.1) 41m 36.962s 10. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 41m 38.340s 11. Maverick ViƱales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 41m 38.361s 12. Yonny Hernandez COL Octo Pramac Racing (Desmosedici GP14.2) 41m 43.168s 13. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 41m 49.698s 14. Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 41m 51.774s 15. Jack Miller AUS CWM LCR Honda (RC213V-RS)* 41m 54.856s 16. Nicky Hayden USA Aspar MotoGP Team (RC213V-RS) 42m 0.008s 17. Eugene Laverty IRL Aspar MotoGP Team (RC213V-RS)* 42m 3.825s 18. Alex De Angelis RSM E-Motion IodaRacing (ART) 42m 4.209s 19. Loris Baz FRA Athina Forward Racing (Forward Yamaha)* 42m 12.249s 20. Michael Laverty GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 42m 16.997s Claudio Corti ITA Athina Forward Racing (Forward Yamaha) DNF Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) DNF Hiroshi Aoyama JPN Cardion AB Motoracing (RC213V-RS) DNF Mike Di Meglio FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) DNF Scott Redding GBR Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) DNF

Marc Marquez Dominasi MotoGP Sachsenring

Marc Marquez Dominasi MotoGP Sachsenring Marc Marquez dominasi MotoGP Sachsenring, Jerman yang jadi tuan rumah seri ke-9 MotoGP, hari ini (12/7). Marquez finish terdepan mengalahkan Dani Pedrosa yang menempati posisi ke-2 dan Valentino Rossi di posisi ke-3. Kemenangan pembalap bernomor start 93 ini juga meneruskan tren kemenangan Honda di sirkuit yang punya 10 tikungan ke kiri dan 3 tikungan ke kanan ini. Wajar Marc Marquez dominasi rece MotoGP Sachsenring. Sebab, semenjak latihan bebas dan babak kualifikasi Marquez sudah tampil begitu meyakinkan. Ini jadi bukti semakin meningkatnya kemampuan Honda RC213V yang pakai sasis tahun 2014. Bukan cuma keluar sebagai pemenang, Marquez juga membuat lap record baru di sirkuit Sachsenring yang sebelumnya dipegang Dani Pedrosa. Meski Valentino Rossi kalah dari Marc Marquez yang dominasi MotoGP Sachsenring, Rossi masih unggul di klasemen sementara pembalap. Dengan Jorge Lorenzo yang cuma finish di posisi ke-3, Rossi kembali melebarkan jarak di klasemen sementara. Perburuan gelar juara dunia juga menjadi semakin sengit dengan kembali kompetitifnya Marc Marquez. (www.motorplus-online.com)

Kend, Inspirasi Terkini "Si Raja Kunci"

Kend, Inspirasi Terkini "Si Raja Kunci" Senin, 2 Maret 2009 | 16:09 WIB BAIK itu kunci, engsel, pegangan pintu, aksesori jendela, dan barang lain sejenisnya memang bukan barang mewah. Namun, melihat fungsi dan manfaatnya, “peralatan” ini justru kerap bertindak sebagai barang “primer”; sebagai pengaman dan pelengkap keindahan yang tak boleh diremehkan. Ya, barang-barang tersebut merupakan pengaman sekaligus juga penunjang yang berfungsi atau bermanfaat sama pentingnya dengan peralatan-peralatan lain di rumah. Karena itu pulalah, faktor kualitas tak bisa ditawar lagi demi menunjang fungsi dan manfaat kerja alat ini. Di luar soal kualitas, tren desain atau bentuk-bentuk terkini peralatan dan aksesori tersebut pun kini ikut berperan. Desain model seolah menjadi “penerjemah” status sosial bangunan rumah sekaligus si empunya pintu. Sayangnya, kini semakin menjamur berbagai merek peralatan tersebut di pasaran. Sulit membedakan mana yang real branded dan unbranded karena banyak yang serupa tapi tak sama kualitasnya. Inspirasi Kekinian Memang, hampir semua barang-barang tersebut sama bentuknya. Dan nyaris tidak ada keunikannya. Tapi, sejenak tengoklah Kend. Oleh mereka, kunci dan aksesorinya menjadi barang berharga, trendi, dan harus berkualitas tinggi bagi penggunanya. Bicara kunci, misalnya. Di Indonesia, Kend merupakan merek premier yang menjadi inspirasi kekinian model-model pengaman pintu. Berdiri sejak 1965, dedikasi KDP selama ini sudah cukup teruji dan punya banyak arti bagi industri rumah tangga dan bangunan. Di awal-awal berdirinya, KDP memang hanya menjadi agen kunci merek Cisa, pabrikan kunci ternama asal Italia. Namun sejak 1990, pemegang predikat “Raja Kunci” ini bukan saja menjadi distributor Cisa, melainkan juga cukup pede memproduksi kunci dan aksesori sendiri, seperti pegangan dan engsel pintu. Sejak itulah, berbagai tipe kunci mulai tipe silinder dan tabung, pipih, silinder tunggal, serta beragam variasi gembok kini banyak menyebar di delapan gerai Kend. Enam gerai di Jakarta, serta masing-masing sisanya ada di Semarang dan Bali. Sementara itu, untuk handle pintu, Kend juga banyak melakukan terobosan dengan menciptakan desain-desain klasik, semikontemporer, serta modern minimalisnya. Posisi handle sebagai “penyambut” bagi siapa pun yang akan masuk ke dalam rumah harus mampu memberikan kesan pertama yang baik. Untuk itulah, Kend menghadirkan handle pintu bukan semata obyek dekorasi, namun juga gaya dan fungsinya dengan elegan. Seri modern minimalis HRE 75.01 hingga 06, misalnya. Desain minimalis berupa lengkung miring, gagang pistol, atau cembung pada handle-handle ini menciptakan kesan berkelas ketika dipadankan dengan bahan yang terbuat dari baja berkelir perak. Desain ini diperuntukkan untuk menyesuaikan kecantikan interior yang ada di dalam rumah. Glass handle atau pegangan untuk pintu kaca pun termasuk andalan Kend dengan berbagai bentuk rupanya. Selain ada yang terbuat dari kayu, beberapa koleksi handle berbahan material baja atau kuningan pun akan menjadi aksesori penambah sisi modern minimalis, baik sebagai pendukung interior pembatas ruang maupun kamar mandi. Membidik sasaran middle class, pabrikan Kend, KDP, juga memiki berbagai tipe unik penyekat ruang yang mereka perkenalkan dengan Kenari Partisi. Mini, maxi, Belgian Acrylic dan Florika, Alaska merupakan beberapa tipe-tipe partisi dengan disain untuk partisi-partisi kaca, PVC Folding Door, serta partisi peredam. Tentunya, baik itu kunci, pegangan pintu, ataupun ragam partisi haruslah memiliki kualitas tinggi, harus kuat, tahan lama, serta aman. Sesuaikan padanan desain, ukuran, serta bentuk interior yang akan dilekatinya sehingga tampak serasi dan memberikan nilai tambah bagi yang melihatnya.

Sabtu, 11 Juli 2015

Profile Penemu Yale,Linus Yale Jr.

Linus Yale Jr. Linus Yale Jr. adalah nama dari seorang yang ahli dalam membuat kunci.[1] Ia lahir di sebuah kota yang bernama Salisbury pada 4 April 1821 dan meninggal di New york pada 25 Desember 1868. [1] Keahliannya ini ia didasari dari pengalamannya saat membantu orangtuanya dalam mengembangkan kunci-kunci bank pada tahun 1849. [1] Dari sana, ia kemudian mengembangkan keahliannya sehingga terkenal dalam hal membuat kunci.[1] Oleh karena kemampuannya, Yale Jr juga memiliki beberapa hak paten .[1] Hak paten yang dimilikinya merupakan warisan dari ayahnya.[2] Pada tahun 1844, Linus Yale menggambar sketsa dari sebuah kunci.[2] Pada tahun 1851, ia membuat sebuah kode sebagai kunci untuk membuka brankas bank. [2] Pada tahun 1862, Yale Jr memperkenalkan model kunci yang sangat unik. [1] Model kunci tersebut adalah gabungan dari kunci peti besi dan kunci silinder yang menggunakan anak kunci. [1] Pada tahun 1865, ia membuat kunci untuk sebuah gembok. [2] Hal ini sebenarnya sudah pernah dibuat oleh ayahnya, hanya saja kunci buat Linus lebih sederhana dibandingkan dengan buatan ayahnya. [2] Pada tahun 1868, ia mendirikan pabrik sendiri khusus untuk kunci. [1]

Jumat, 10 Juli 2015

Cara Cek Mesin Yamaha Nouvo maupun Suzuki Skywave Susah Hidup

Cara Cek Mesin Yamaha Nouvo maupun Suzuki Skywave Susah Hidup Sekring Nouvo rentang copot terkena guncangan Ada kasus, mesin Yamaha Nouvo susah atau gak bisa dinyalakan. Padahal kunci kontak sudah di posisi ‘On’, namun lampu indikator tidak  menyala. Ketika coba distart elektrik pun tidak ada respon sama sekali. Wah, kenapa tuh? Sepertinya wajib cek mesin Yamaha Nouvo kalau susah hidup. Setelah cek mesin Yamaha Nouvo susah hidup, ternyata masalah ini berasal dari aliran listrik dari aki yang tidak mengalir. Sehingga, meski kontak sudah on mesin masih ogah hidup. “Kalau sudah begitu, coba cek sekring akinya bro. Biasanya di Nouvo sekring akinya itu gampang kendor, karena posisi soketnya berada di dekat aki yang ada di bagian tengah rangka,” jelas Acho anggota Jakarta Nouvo Club.  Soalnya, lanjut Acho, posisi sekringnya Nouvo ada di bawah rangka tengah. Jadi, kalau motor terkena guncangan yang cukup tinggi sekringnya mudah kendur atau terlepas. “Selain itu, kadang soketnya suka terserang korosi. Mesti rajin-rajin dicek,” imbuhnya.  Kendala ini juga bisa saja dialami di skubek lain kayak di Suzuki Skywave. Problemnya juga mirip. Maka itu, tak ada salahnya untuk selalu cek kondisi soket kelistrikan di motor kesayangannya.  Rajin cek dan bersihkan terminal soket kelistrikan Oh iya, untuk cek kondisi sekring di Nouvo, pertama yang harus dilakukan adalah membuka cover samping kanan dan tengah yang terletak soket kelistrikan. Jika sudah, langsung saja cek kondisi soketnya. Periksa apakah terminal soketnya ada timbunan deposit atau tidak. Jika ada, segera bersihkan.  Ngebersihinnya bisa dengan diampelas atau pakai cairan penetran macam WD40. Setelah itu, jangan lupa dikeringkan ya. Seandainya mesin masih ogah distarter elektrik juga, coba cek bagian bendik starter. Bendik starter ini letaknya sama dengan sekring.  “Pada bendik Nouvo ada dua buah sekring. Sekring yang berfungsi yang di bagian kanan. Sementara sekring yang di kiri itu buat cadangan atau darurat ketika yang kanan putus. Kadang pemilik Nouvo suka lupa juga dengan kondisi sekringnya. Ketika motor tidak bisa distart, dikira akinya tekor. Padahal sekringnya dua-duanya putus karena dimakan usia,” tutup Acho yang buka toko variasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara.  Owww.. gitu toh cara cek mesin Yamaha Nouvo susah hidup! (www.motorplus-online.com)

5 Cara Bikin Motor Irit dan Gesit

5 Cara Bikin Motor Irit dan Gesit Sekarang udah bukan zamannya motor boros. Semua produsen sepeda motor sendiri berlomba-lomba bikin motor yang paling irit. Bahkan, beberapa motor matik terbaru diklaim bisa menembus jarak 100 km lebih dengan 1 liter BBM. Meski begitu masih ada cara lain yang bikin motor lebih irit. Nih MOTOR Plus kasih 5 cara bikin motor irit. Cara pertama, perilaku berkendara harus benar. Misalnya, membatasi kecepatan tidak lebih dari 60-70 km/jam dan diikuti buka tutup gas yang diurut. Satu lagi, jika memungkinkan kurangi penggunaan rem belakang. Sebab, penggunaan rem belakang bisa mereduksi power yang tersalur ke roda. Langkah kedua dari 5 cara bikin motor irit adalah menggunakan pelumas yang tepat. Tugas pelumas untuk mengurangi friksi atau gesekan pada mesin. Jika kualitas pelumas sudah mulai jelek, tentu gesekan akan semakin besar dan membuat mesin jauh lebih boros. Tekanan angin ban ideal juga dibutuhkan untuk membuat motor irit. Idealnya, tekanan ban depan 29 psi dan untuk ban belakangnya 33 psi. Kalau kurang dari itu area permukaan ban yang menapak dengan aspal jadi lebih besar. Ini membebani mesin saat memutar roda yang berimbas borosnya bahan bakar. Diameter pelek bisa berpengaruh juga ke konsumsi BBM. Misalnya, di skubek. Banyak yang mengganti ukuran roda dari 14 inci menjadi 17 inci. Modifikasi seperti ini bisa bikin konsumsi BBM boros. Hasil pengujian, skubek dengan pelek 14 inci bisa berlari hingga jarak 37,5 km/liter. Sedangkan pelek 17 inci, hanya sanggup tempuh jarak 35,9 km/liter. Itu artinya, penggunaan diameter pelek lebih besar bikin konsumsi BBM skubek lebih boros 1,6 km/liter. Trik pamungkas dari 5 cara bikin motor irit adalah bore up. Enggak selamanya bore up bikin motor boros. Kenyataannya pada motor matic bore up bisa bikin irit. Sebab, motor jadi tidak butuh putaran gas dalam untuk menjalankan motor. Hasil tes bore up di Yamaha Nouvo, sebelum bore up, Nouvo mampu berjalan hingga 32,8 km (satu liter BBM). Setelah dibore up, Nouvo mampu ngacir sajauh 34,2 km/liter. Artinya, lebih irit 1,4 km/liter. Tenaga juga lebih besar, efeknya, tak perlu putar lebih dalam grip gas. (www.motorplus-online.com)

Kipas Komputer Pengganti Fan Radiator Yamaha Vixion

Kipas Komputer Pengganti Fan Radiator Yamaha Vixion Seandainya kipas radiator Yamaha V-ixion generasi awal atau New V-ixion Lightning (NVL) rusak enggak usah bingung. Ada pilihan kipas komputer pengganti fan radiator V-ixion yang rusak. Rusaknya kipas radiator V-ixion dialami Rudy Rolend pada NVL 2013. “Kipas radiatornya matot alias mati total. Mesin jadi cepat overheat saat jalanan macet,” tutur warga Jl. Asem Baris, Tebet, Jakarta Selatan ini. Ketika coba dibawa ke bengkel resmi Yamaha, pihak bengkel mengklaim kipas radiatornya jebol dan kudu ganti baru. Penyebab koit-nya (mati, red) kipas radiator V-ixion itu, belum diketahui. “Gak tau, tiba-tiba gak nyala lagi. Udah coba dijajal dilangsungin ke aki, tetap gak mau nyala. Gue pikir tadinya yang bermasalah adalah thermostat-nya. Kalo cuma thermostat kan harganya gak gitu mahal. Eh, ternyata kipasnya yang jebol. Mungkin korslet terkena air waktu motor dimandiin,” bingung Rudy. Nah, yang jadi masalah, harga kipasnya itu yang gak nahan. “Di beres (bengkel resmi, red) banderolnya Rp 450 ribu!” tukas Rudy sambil tepok jidat lantaran ada lalat nempel. Wedewww…! Gak heran, kalo barang sekennya jadi buruan. Itu pun banderolnya cuma selisih Rp 100 ribu-Rp 200 ribu dari harga baru. Tenang bor, ada cara murah meriah untuk mengakalinya. EM-Plus jadi ingat bro Aldhie asal Jakarta. Ia pernah mengaplikasi extra fan buat dinginin oil cooler di Suzuki Satria F-150 miliknya. Malah kipasnya ada dua buah. Bisa juga tuh diaplikasi buat gantiin extra fan-nya V-ixion. Aldhie memanfaatkan kipas komputer pengganti fan radiator V-ixion berlabel King Cooler. “Harganya cuma Rp 100 ribuan. Cuma diambil fan-nya saja, trus buat dudukan baru dari pelat aluminium yang disesuaikan dengan dudukan di cooler atau radiatornya. Kedua fan tadi ditempel ke pelat tersebut pakai paku rivet,” terang Aldhie. Untuk jalur kelistrikannya, bisa memanfaatkan kabel fan radiator yang ada di V-ixion. Tinggal cari plus-minusnya saja. Lebih hemat kan dengan kipas komputer pengganti fan radiator V-ixion? (www.motorplus-online.com)

Entri yang Diunggulkan

Hasil MotoGP Austria

Hasil MotoGP Austria Kris Fathoni W  - detikSport Hasil MotoGP Austria 2018 memunculkan Jorge Lorenzo sebagai pemenang (Foto: Mirc...